B. Pengertian dan Sumber Ajaran Zuhud . Eliza (Eliza, 2013), dan Muhtadin (Muhtadin, 2020) menyoroti zuhud dari sisi tasawuf dan para Zuhud dalam akhlak islam merupakan suatu sikap yang
4. Hubungan Etika, Moral, dan Susila dengan Akhlak Dilihat dari fungsi dan perannya, dan dikatakan bahwa etika, moral, susila dan akhlak sama, yaitu menentukan hukum atau nilai dari suatu perbuatan yang dilakukan manusia untuk ditentukan baik-buruknya. Etika, moral, susila, dan akhlak tetap saling berhubungan dan membutuhkan.
Sebagaimana Nabi Muhammad diutus untuk memperbaiki akhlak ummat, maka Islam mengajarkan hal-hal yang berkaitan dengan akhlak manusia. Salah satu yang termasuk adalah akhlak tasawuf. Dalam akhlak tasawuf dibahas beberapa maqamat dan ahwal untuk mencapai ma’rifat. Diantaranya adalah hulul, ittihad, wahdatul wujud, dll.
Dalam hal landasannya, tasawuf akhlaki (tasawuf sunni) ini berpijak pada Al-Qur’an dan As-sunnah. Orientasi dari tasawuf akhlaki (tasawuf sunni) ini adalah pembentukan akhlak yang mulia (mahmudah) dalam mencari hakikat kebenaran, mewujudkan manusia yang mengenal dan dekat kepada Allah (ma’rifah). Teori-teori dari tasawuf akhlaki (tasawuf
A. Akhlak Kepada Alam (Lingkungan) Lingkungan adalah segala sesuatu yang berada di sekitar manusia, baik binatang, tumbuh-tumbuhan, maupun benda-benda tak bernyawa. Pada dasarnya, akhlak yang diajarkan al-Quran terhadap lingkungan bersumber dari fungsi manusia sebagai khalifah. Kekhalifahan menuntut adanya interaksi antara manusia dengan
Objek tasawuf adalah akhlak manusia.1. “pembuatan” atau “penciptaan”. Dalam konteks agama, akhlak bermakna perangai, budi, tabiat, adab, atau tingkah laku. Menurut Imam Ghazali, akhlak adalah sifat yang. tanpa memerlukan pemikiran maupun pertimbangan. frase yaitu tasawuf akhlaki.
.
pengertian akhlak dan tasawuf